Tips Membeli dan Menyimpan Jamur Kancing

Tips Membeli dan Menyimpan Jamur Kancing

Jamur merupakan salah satu bahan makanan yang cukup banyak dikenal oleh masyarakat. Hal itu dikarenakan bahan makanan satu ini bisa diolah dalam berbagai masakan. Mulai dari saus pasta, untuk campuran sup hingga digunakan sebagai camilan. Mengenai jenisnya juga cukup banyak, mulai dari jamur kancing, kuping tiram dan lain-lain.

Untuk mendapatnya juga cukup mudah. Anda bisa membeli kamur di berbagai supermarket atau swalayan atau membeli langsung melalui pabrik jamur. Akan tetapi, sebelum melakukan pembelian, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu cara memilih jamur yang aman. Pasalnya jika salah memilih, jamur bisa berakibat mendatangkan racun yang berbahaya untuk tubuh.

Beberapa Cara Memilih Jamur Kancing Berkualitas

1.     Perhatikan warna jamur

Salah satu indikator jika jamur tersebut masih bagus bisa dilihat dari warnanya. Warna yang bersih menandakan jika jamur tersebut masih memiliki tingkat kesegaran yang bagus. Sebaiknya, Anda memilih jenis jamur yang bersih tanpa noda. Hindari jamur yang ada bercak nodanya.

Hal tersebut dikarenakan bercak noda tersebut bisa menandakan jika jamur sudah rusak atau sudah tidak segar lagi bahkan tidak layak dikonsumsi. Maka dari itu, sebaiknya Anda sangat teliti ketika melakukan pencekan. Perhatikan bagian payung jamur sampai batang jamur.

2.     Pastikan payung jamur masih utuh dan menempel

Langkah selanjutnya untuk memastikan jika jamur tersebut masih segar dan layak konsumsi adalah dengan melihatnya langsung. Perhatikan bagian payung jamur. Apakah masih menempel pada batang dengan baik atau tidak.

Jika masih menempel dengan sempurna, bisa dipastikan jamur tersebut masih memiliki kualitas yang baik. Pastikan Anda memilih jamur yang masih utuh payungnya.

3.     Perhatikan aroma jamur

Tips ketiga untuk memastikan jamur masih layak konsumsi adalah dengan memperhatikan aromanya. Jamur yang memiliki kualitas bagus, akan memiliki aroma atau bau yang sedap serta khas. Jika ternyata aromanya kurang bagus, maka jamur tersebut sudah tidak bagus lagi tingkat kesegarannya.

Tingkat kesegaran yang kurang bagus bisa membuat jamur kurang aman serta tidak bagus untuk dikonsumsi. Bahkan jika kemungkinan fatalnya bisa menyebabkan keracunan pada tubuh.

4.     Perhatikan kelembapan jamur

Aspek penting selanjutnya untuk memastikan kondisi jamur adalah dengan mengamati tingkat kelembapan jamur. Pasalnya, kelembapan jamur sangat berpengaruh pada kualitas jamur. Hindari jamur yang sudah berlendir, basah serta lembab karena kualitasnya sudah menurun.

Selain itu, hindari juga jamur yang terdapat bulir-bulir air di bagian permukaannya. Anda bisa memilih jenis jamur yang masih segar dikarenakan jamur tersebut masih memiliki kualitas yang bagus serta segar.

Langkah Mudah Menyimpan Jamur Supaya Awet Terus

Jika Anda ingin memasak jamur, sebelumnya pastikan jamur sudah dalam keadaan bersih. Anda bisa mencucinya dan mengeringkannya sampai jamur benar-benar kering. Mengingat bagian tekstur jamur yang masih basah kurang bagus apabila Anda masak.

Namun jika Anda ingin menunda proses pemasakan, sebaiknya Anda simpan olahan jamur ke dalam lemari pendingin. Berbeda dengan memasak, jika Anda ingin menyimpannya, jangan mencuci jamur. Jika ternyata jamur kotor, lakukan pembersihan menggunakan tisu atau lap yang masih kering. Jika sudah benar-benar kering langsung tempatkan dalam wadah dan masukkan ke lemari pendingin.

Jika Anda ingin mendapatkan jamur yang berkualitas, Anda bisa melakukan pembelian produk jamur olahan atau fresh dari pabrik jamur langsung. Anda tidak perlu datang ke pabriknya, melainkan bisa membeli secara online. Mengenai proses pembeliannya bisa melalui official store kami di Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *