Sederet Fakta Menarik Tentang Jamur Kancing

Sederet Fakta Tentang Jamur Kancing

Memiliki nama ilmiah Agaricus Bisporus, jamur kancing datang dari keluarga Basidiomycetes dan sudah ada sejak 200 tahun silam. Jamur ini berukuran kecil hingga sedang dengan diameter 2-7 cm. Jamur ini merupakan yang paling umum dibudidayakan di seluruh dunia dan tersedia hampir sepanjang tahun.

Sejarah Jamur Kancing

Menurut sejumlah data penelitian yang ada, Agaricus Bisporus atau yang biasa disebut jamur kancing sudah berkembang sejak zaman kuno dan diperkirakan bahwa budidaya pertama terjadi di Prancis oleh seorang ahli botani asli Prancis bernama Joseph Pitton de Tournefort pada sekitar tahun 1707.

Budidaya ini kemudian menyebar dan diproduksi di Amerika Serikat pada abad ke-20, lalu dijual ke pedagang grosir, pasar petani, dan supermarket besar di Amerika Selatan, Amerika Utara, Afrika, Eropa, Australia, dan Asia.

Olahan Jamur Kancing

Saat masih mentah, tekstur jamur kancing ini padat, tebal, serta halus, dan akan mengembangkan rasa bersahaja dengan tekstur kenyal serta lembut ketika sudah diolah.

Jamur ini akan cocok dipadukan dengan aneka sayur dan sejumlah bahan lain seperti wortel, tomat, seledri, kemangi, kentang, peterseli, bawang putih atau merah, jahe, air jeruk nipis, adas, daging ayam atau sapi, telur, saus krim, keju mozzarella, dan banyak lagi.

Mulai dari digoreng, dimasak kuah, ditumis, hingga dipanggang, jamur ini bisa dijadikan aneka hidangan lezat dan bergizi. Beberapa contoh hidangannya termasuk:

  • Jamur goreng krispi.
  • Jamur kuah kental.
  • Jamur bumbu pedas.
  • Cah jamur bakso.
  • Mushroom egg bake
  • Jamur saus tiram.
  • Jamur saus teriyaki.
  • Jamur sup bening.
  • Sup krim jamur.
  • Tumis jamur.

Manfaat Kesehatan

Jika ditanam dengan teknik yang benar, jamur kecil ini akan menghasilkan nilai gizi yang tinggi dan sangat baik untuk kesehatan seperti:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Telah terbukti secara ilmiah bahwa jamur kancing memiliki sifat terapeutik alias menurunkan kolesterol, serta mengandung senyawa dan nutrisi yang diklaim dapat mencegah penumpukan plak yang disebabkan oleh menempelnya sel di dinding pembuluh darah.

Karena tidak ada plak, sirkulasi dan tekanan darah dari dan ke jantung akan lebih lancar, yang berarti kondisi jantung akan tetap sehat.

2. Menyehatkan Usus

Salah satu senyawa dalam jamur ini yaitu beta glucan telah terbukti memiliki sifat prebiotik, yang berperan sebagai asupan untuk bakteri baik di dalam usus sehingga lingkungan usus selalu sehat.

Usus yang sehat tentunya sangat penting bagi tubuh karena kekebalan tubuh akan terjaga, makanan dapat dicerna dengan baik, dan komunikasi dari usus ke otak melalui hormon dan saraf dan hormon akan lancar.

3. Menjaga Imunitas Tubuh

Menurut beberapa penelitian, 100 gram jamur jenis ini diketahui mengandung sekitar 17% RDI selenium yang memiliki peran penting dalam menangkal radikal bebas.

Terdapat juga sebuah senyawa yang disebut beta-glukan, yang bisa mengaktifkan bagian dari sistem kekebalan tubuh termasuk sel yang disebut makrofag dan sel pembunuh alami.

Ketika sel tersebut aktif, tubuh akan memiliki kemampuan untuk melawan infeksi dan diperkirakan juga dapat menghentikan perkembangan atau pertumbuhan tumor.

4. Melindungi Otak

Dua antioksidan penting dalam Agaricus Bisporus adalah glutathione dan ergothioneine, yang terbukti dapat membantu pencegahan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Jika jamur ini dikonsumsi setidaknya 5 buah sehari, maka resiko terkena penyakit neurologis saat sudah berusia senja juga akan berkurang.

Nikmati aneka olahan lezat berbahan jamur dan dapatkan berbagai manfaat kesehatannya dengan membelinya hanya dari tempat yang terpercaya. Seperti dari pabrik jamur https://rodeomushroom.com/ yang dijamin hanya menjual produk berkualitas namun dengan harga ramah. Anda juga bisa dibeli secara online dari sejumlah marketplace ternama Indonesia seperti TokopediaBukalapakShopeeBlibliLazada, dan Jd.id dengan nama “Cip Official Store”.

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *